Tuesday, August 7, 2012

Hasil solderan yang baik tak lepas dari kualitas timah solder (tinol) yang dipergunakan untuk menyolder. Terdapat bermacam-macam timah solder dipasaran dapat kita dapatkan dengan mudah dan murah tentunya. Tapi alangkah baiknya kalau kita menggunakan timah solder yang berkualitas bagus sebab hasil solderan akan lebih baik plus kuat juga. Apasih sebenarnya timah solder itu?

Pengertian Timah Solder

Timah solder merupakan sejenis timah yang terbuat dari pencampuran bahan perak dan timah, timah solder untuk keperluan mematri komponen elektronika sering juga dikenal dengan istilah Alloy. Perbandingan pencampuran bahan perak dan timah tersebut antara lain 60/40%, 63/37% serta 50/50%. Bentuk timah patri/timah solder yang sering digunakan untuk mematri biasanya berbentuk seperti kawat panjang, dengan ukuran diameter yang beragam antara 0,3mm-1,5mm, namun yang banyak digunakan adalah ukuran 0,8 dan 1mm. Untuk pematrian komponen-komponen elektronika gunakan timah patri/timah solder yang berbahan dasar 60/40%, dia dapat meleleh disuhu 190c.

Gambar Timah Patri

Contoh Timah solder



Timah cair/timah paste


Timah solder dengan perbandingan campuran 50/50% jarang digunakan dalam pematrian komponen-komponen elektronika, timah jenis ini biasanya untuk mematri dibagian ground.

Macam-macam timah solder

Dalam dunia elektronika ada dua jenis timah solder yang lazim digunakan yakni :

  1. Timah gulung/timah yang berbentuk kawat yang digulung, seperti pada gambar diatas.
  2. Timah Pasta/timah paste/solder paste, jenis ini berbentuk cair. Timah jenis ini sering digunakan untuk menyetak kaki-kaki komponen BGA.
Tips:
  • Gunakan timah solder dengan perbandingan 60/40% atau 63/37% untuk keperluan mematri komponen-komponen elektronika standar/dasar.
  • Pilih diameter timah solder sesuai kebutuhan pematrian, bila sambungan yang dikerjakan kecil ya jangan paksakan memakai timah dengan diameter besar.
  • Timah solder  yang baik biasanya memiliki kandungan Flux rosin 
  • bersihkan dulu ujung solder dan permukaan yang hendak Sobat patri


4 comments:

  1. Wah tambahan ilu baru nih..!!
    Oy blog'y bagus, aku suka, kaya'y aku harus banyak2 belajar sama mas nih.. boleh kan ??

    ReplyDelete
  2. kak klo saya nYolder itU, baju saya sering kena percikan sisa timah... gimana yaa cara ngilanginnya.???

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, sayang juga bajunya,

      kalau masalah bersih2 karena kena noda coba tanyakan pada ahli/pengalaman biasanya orang tua kita, atau kepada teman seperjuangan elektronika misalnya.

      Mengapa hal ini terjadi, penjelasan nya ada pada Timah yg kita gunakan, apa terdapat flux didalamnya, berapa % dan kualitas flux nya itu sangat berpengaruh. Flux yg bagus (ato yg mahal) tidak akan ada percikan, dijamin, saya udah nyoba dibawakan teman yg sama2 gemar nyolder, merknya lupa. Jadi sebelum berangkat ke ondangan aman lah klo ada perlu solder menyolder. :) (c)

      Delete
  3. Maaf, sekedar meluruskan dan berbagi info.

    Mengenai penulisan spesifikasi pada produk Timah Solder yg umum beredar di indonesia yaitu 60/40 saja yg artinya Sn60/Pb40 (diluar negeri).

    Sn adalah Stannum yaitu nama latin dari Timah (bahasa indonesia) atau Tin (Bahasa Inggris).
    Pb adalah Plumbum yaitu nama latin dari Timbal (bahasa indonesia) atau Lead (Bahasa Inggris). Sering juga disebut Timah Hitam.

    Maka 60/40 atau 50/50 atau Timah (pasta/kawat) berkategori Leaded dan yg paling sedikit kandungan timbal nya adalah 63/37

    Penulisan terlengkap yaitu Sn63%/Pb37% disingkat Sn63/Pb37 dan lebih singkat lagi 63/37


    Ag adalah Argentum yaitu nama latin dari perak (bahasa Indonesia) atau Silver (Bahasa Inggris).

    Sedangkan perak adalah konduktor terbaik setelah Platina (Platinum), konduktor perak lebih baik dari Emas (Gold). Ketiga konduktor ini adalah logam Mulia. Perak lebih murah dari keduanya. Tapi sangat jauh lebih mahal dibanding Timah, Tembaga dan lainnya.

    Maka yg menggunakan kandungan Ag pada Timah Kawat maupun pasta itu mahal, karena hasil pematrian pun sangat baik dan solid. Memang untuk produksi, dan jelas baik pula untuk rework (reparasi).

    Penulisan produk timah solder yg menggunakan Ag, format penulisan sudah tidak lagi menggunakan Sn yaitu:
    SAC405 = Sn95.5%, Ag4.0%, Cu0.5% Lebih mahal
    SAC305 = Sn96.5%, Ag3.0%, Cu0.5% lumayan mahal
    SAC125 = Sn98.3%, Ag1.2%, Cu0.5% Lebih murah dari keduanya diatas
    SAC105 = Sn98.5%, Ag1.0%, Cu0.5% Lebih murah dari ketiganya.

    Intinya perbedaan harga ada pada kandungan Ag, dapat di cek untuk harga salah satunya di web PT. Antam untuk harga logam mulia perak (Ag).


    Senang bisa berbagi dan saling memberi informasi.
    Mohon maaf apabila ada kesalahan penulisan dalam hal ini.

    ReplyDelete