Friday, October 26, 2012

Alat Penyedot Timah Solder (Attractor) merupakan alat yang tergolong vital bagi seorang teknisi elektronika, karena attractor atau penyedot timah solder lazim dan hampir 90% digunakan sebagai alat bantu dalam melepaskan atau mencabut komponen elektronik dari PCB yang telah terpatri kuat.

Kenapa komponen elektronika perlu dicabut? Dalam dunia reparasi elektronika, komponen elektronik yang telah mengalami kerusakan tentunya kita ganti dengan yang masih dalam kondisi OK, nah disini selain menggunakan solder juga memerlukan alat bantu lain yakni Alat Penyedot Timah Solder (Attractor) ini.

Seperti apa sebenarnya Alat Penyedot Timah Solder (Attractor) itu? hehe sabar... sebelum melihat gambarnya, mari kita ketahui dulu bahwa Attractor kalau orang jawa bilang atraktor juga dikenal sebagai Desoldering bulb oleh orang bule, hehe bukan pak le lhoo...

Alat Penyedot Timah Solder (Attractor) beragam bentuk namun intinya ya cuma buat menyedot saja fungsinya, jangan ngeres yang disedot apaan hayoo? ya tentunya timah timah yang telah leleh pada terminal antara kaki komponen elektronika dan PCB. Alat penyedot atau Attractor ada yang manual dan sekarang ada juga yang menggunakan tenaga listrik.

Perbedaan yang mencolok antara Alat Penyedot Timah Solder (Attractor) manual dan Alat Penyedot Timah Solder (Attractor) listrik, sebenarnya terletak pada solder, yang manual kita perlu menggunakan solder untuk melelhkan timah/tinol, namun yang listrik kita tak perlu lagi menggunakan solder, karena sudah menyatu dalam alat penyedot timah tersebut.

Biar tambah jelas ini gambarnya.

Penyedot Timah solder
Penyedot timah solder manual

sketsa penyedot timah

Cara menggunakan Alat Penyedot Timah Solder (Attractor)

Penggunaan penyedot timah solder juga relatif gampang,  pertama-tama tekan ujung tangkai saklar hingga merapat ke posisi tombol switch reset, lalu arahkan ke timah/patrian yang telah kita panasi hingga leleh dengan solder, angkat ujung solder lalu dengan serentak kita rekatkan ujung penghisap/penyedot timah ke titik pusat patrian dan secara bersama kita tekan tombol switch resetnya.

Lihat gambar



Jika belum bersih hasil sedotan pertama, ulangi lagi proses dari langkah pertama.

 

0 komentar:

Post a Comment